Tinggal Didalam Kristus

Oleh: Steve McVey
Dari: January-February 2011
Ditemukan dalam: Injil Kasih Karunia
Bagaimana kita dapat “tinggal didalam Kristus”

Saat saya menulis buku pertama saya, Grace Walk, pada tahun 1995 ada beberapa hal yang saya katakan pada saat itu yang akan berbeda bila saya katakan sekarang. Hal-hal yang saya pikir sebenarnya dapat saya jelaskan dengan lebih jelas. Topik tentang tinggal didalam Kristus adalah salah satu diantaranya.

Saya menulis banyak hal di buku tersebut tentang betapa pentingnya tinggal didalam Kristus. Batu loncatan saya adalah perkataan Yesus dalam Yohanes 15:4 dimana Yesus berkata, “Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.” Metafora yang digunakan Yesus adalah tentang pokok anggur dan ranting-rantingnya, dengan demikian bahwa peranan kita satu-satunya adalah “bersama” dengan Dia dan bergantung pada-Nya untuk menjadi Satu-satunya yang menghasilkan buah apapun yang muncul melalui hidup kita.

Paradoks

Dia akan menunjukkan pada kita kapan harus bertindak dan apa yang harus dilakukan pada waktu kita harus melakukannya.

Lebih dari 15 tahun belakangan ini, banyak orang bertanya kepada saya sebenarnya bagaimanakah agar kita bisa “tinggal didalam Kristus.” Ini merupakan pertanyaan bagus yang layak menerima jawaban. Paradoks dalam mengatakan bahwa manusia perlu untuk tinggal didalam Kristus adalah bahwa mereka mungkin akan berpikir ada sesuatu yang perlu untuk mereka lakukanagar hal itu dapat terjadi. Alasan mengapa hal tersebut merupakan sebuah paradoks adalah gagasan mengenai tinggal didalam Kristus membuat kita berpaling dari melakukan sesuatu kepada tempat perhentian, mempercayai bahwa Dia adalah satu-satunya yang telah melakukan segalanya yang perlu dilakukan.

Bisa dikatakan, tinggal didalam Kristus berarti satu hal: tenang dan mempercayai Hidup-Nya yang ada di dalam kita untuk memotivasi dan memobilisasi tindakan kita. Itu berarti kita tahu bahwa bukan tergantung pada kita untuk membuat sesuatu terjadi. Itu berarti kita mempercayai Dia dan berhenti kuatir tentang diri kita sendiri. Dalam faktanya, hal itu berarti kita tidak memandang diri kita sendiri tetapi hanya memandang kepada Dia, mengetahui bahwa tidak ada apapun yang harus kita lakukan dan bahwa Dia akan menunjukkan pada kita kapan harus bertindak dan apa yang harus dilakukan pada waktu kita harus melakukannya. Itulah hidup dalam perhentian.

Ironi dari semua hal itu adalah bahwa kita benar-benar tidak dapat melakukan apapun kecuali tinggal didalam Kristus. Kenyataannya, kehidupan kita ditemukan di dalam Dia. Jadi ada suatu keadaan dimana kita setiap saat tinggal didalam-Nya, tidak perduli apa yang terjadi. Diperintahkan untuk “tinggal” sebenarnya hanya berarti untuk mengenali realita dari kesatuan kita dengan Dia dan melepaskan segala sesuatu yang mungkin kita miliki agar bisa berkntribusi dalam rancangan ini.

Buah tidak bergumul

“tinggal” sebenarnya hanya berarti untuk mengenali realita dari kesatuan kita dengan Dia

Buah di pokok anggur tidak bergumul agar bertumbuh, agar rasanya menjadi enak atau apapun juga. Buah itu hanya bergantung disana dan nutrisi yang berasal dari tanah naik keatas melalui pokok anggur menuju ranting dan buah merupakan hasil alami (sebenarnya, supranatural) yang muncul. Itulah apa yang terjadi saat kita mengerti tentang tinggal didalam Yesus Kristus.

Jangan mengusahakannya. Lepaskan tangan Anda dari hidup Anda sendiri; dari keadaan dan tantangan hidup Anda, dari usaha dengan kekuatan sendiri untuk mencoba mengemudikan hidup Anda saat ini dan merancang masa depan Anda. Dia yang memegang kendali atas segalanya. Jadi Anda hanya perlu santai dan berkata, “terima kasih banyak” dan saat Anda melakukan itu, Anda sedang tinggal dalam kesadaran yang aktif dari firman.

Oleh: Steve McVey

Dr. Steve McVey is a dynamic author and speaker who inspires Christians to develop a deeper, more intimate relationship with God.

Selanjutnya tentang Steve McVey | Artikel oleh Steve McVey