Memperoleh Dasar yang Benar

Oleh: Mary Felde
Dari: July 2009
Ditemukan dalam: Injil Kasih Karunia

“Saat ini seluruh pondasi kami sedang terguncang!” Kalimat tersebut diungkapkan oleh seorang hamba Tuhan pada saat mengikuti seminar Injil Kasih Karunia yang diadakan di Afrika sekitar delapan bulan lalu. Perkataannya masih begitu jelas dalam ingatan saya dan menguatkan saya saat kami tetap berlari dalam visi.

Pengajaran seperti apa yang menghasilkan reaksi sampai sedemikian? Itu merupakan sebuah pengajaran singkat mengenai perjanjian lama vs perjanjian baru, Hukum Taurat vs kasih karunia, pelayanan penghukuman vs pelayanan kebenaran, dan kebenaran dari diri sendiri vs kebenaran dari Allah.

Dalam 1 Kor. 3:10-11 Paulus berkata, “ Sesuai dengan kasih karunia Allah, yang dianugerahkan kepadaku, aku sebagai seorang ahli bangunan yang cakap telah meletakkan dasar, dan orang lain membangun terus di atasnya. Tetapi tiap-tiap orang harus memperhatikan, bagaimana ia harus membangun di atasnya. Karena tidak ada seorang pun yang dapat meletakkan dasar lain dari pada dasar yang telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus.”

Jika kita mencampur-adukkan perjanjian lama dengan perjanjian baru, kita akan menemukan, sama seperti yang ditemukan hamba Tuhan tersebut, bahwa kita telah meletakkan dasar yang lain! Sekarang adalah waktunya untuk mendirikan kembali dasar kita – mari kita membangun hanya diatas Yesus dan karya yang telah Dia selesaikan!

Bulan ini kita meneruskan topik tentang mendapatkan sebuah Revolusi Injil. Dapatkan kekuatan dan perubahan saat anda mempelajari dua artikel pengajaran penting yang kami sajikan pada bulan ini, dari Steve McVey dan David Sterling. Anda juga bisa memperhatikan berita tentang perubahan yang terjadi dalam GGN.

Oleh: Mary Felde

Mary Felde is a missionary and worldwide speaker of the Word of God. She has thought in churches, seminars, conferences, and Bible schools on four continents.

Selanjutnya tentang Mary Felde | Artikel oleh Mary Felde