Bagian 2: Perhentian di dalam Yesus

Oleh: Mike Walker
Dari: November 2009
Perhentian di dalam Yesus itu untuk semua orang percaya Perjanjian Baru. Mari kita berpegang pada janji Tuhan ini.

Dengan begitu banyaknya ketidakstabilan dalam dunia ini dan semua suara yang berbicara dalam hidup kita, sangat luar biasa bisa menerima kelimpahan kasuh karunia Allah dalam area peristirahatan. Diatas kayu salib Yesus telah membayar lunas harga bagi kedamaian kita, sehingga dalam penebusan kita memiliki janji tentang perhentian. Oleh iman dalam karya Yesus yang telah dilakukan di atas salib, tempat perhentian ini, dalam alam nyata, adalah kedamaian dan kemenangan total dalam setiap area kehidupan kita dan hal itu ditemukan dalam percaya kepada Injil!

Jangan biarkan musuh menipu Anda

Ibrani 4:1-3 – “Sebab itu, baiklah kita waspada, supaya jangan ada seorang di antara kamu yang dianggap ketinggalan, sekalipun janji akan masuk ke dalam perhentian-Nya masih berlaku. Karena kepada kita diberitakan juga kabar kesukaan sama seperti kepada mereka, tetapi firman pemberitaan itu tidak berguna bagi mereka, karena tidak bertumbuh bersama-sama oleh iman dengan mereka yang mendengarnya. Sebab kita yang beriman, akan masuk ke tempat perhentian seperti yang Ia katakan: “Sehingga Aku bersumpah dalam murka-Ku: Mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Ku,” sekalipun pekerjaan-Nya sudah selesai sejak dunia dijadikan.”

Ada perhentian bagi umat Allah. Ada sebuah tempat dimana kita dapat hidup dan tahu dengan jaminan yang pasti bahwa Allah akan melakukan apa yang Dia katakan akan Dia lakukan. Segala yang kita butuhkan dalam hidup dan ibadah ditemukan dalam Kristus dan karya penebusan-Nya yang telah selesai. Tetapi karena ketidakpercayaan, banyak orang tidak percaya atau tidak dapat menerima kabar baik dari Injil – kedamaian, kemenangan, kesembuhan, kemakmuran, kelepasan dan segala hal yang baik. Satu-satunya kuasa yang dimiliki musuh atas hidup kita adalah dengan cara menipu kita untuk percaya bahwa Injil itu tidak benar! Agama berkata pada kita bahwa kita harus berusaha meraihnya, tetapi Injil mengatakan hanya percaya saja!

Diatas kayu salib Yesus telah membayar lunas harga bagi kedamaian kita, sehingga dalam penebusan kita memiliki janji tentang perhentian.

2 Korintus 4:3-4 – “Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka, yang akan binasa, yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah.”

Efesus 4:17-18 – “ Sebab itu kukatakan dan kutegaskan ini kepadamu di dalam Tuhan: Jangan hidup lagi sama seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah dengan pikirannya yang sia-sia dan pengertiannya yang gelap, jauh dari hidup persekutuan dengan Allah, karena kebodohan yang ada di dalam mereka dan karena kedegilan hati mereka.”

Kita tidak ingin menjadi jauh dari hidup berkelimpahan yang diberikan Yesus, tetapi kita ingin bersandar pada karya Yesus yang telah selesai. Percaya bahwa Dia adalah segala yang kita perlukan untuk kemenangan dalam hidup kita karena Dia telah memenangkan kemenangan itu, menyelesaikan pekerjaan dan duduk di sorga. Selain itu, Dia juga telah mengangkat kita untuk duduk bersama Dia – nah itu adalah kabar baik! Kita memiliki semua senjata surgawi di tangan kita untuk menangkap semua pikiran kita dan percaya pada Firman Allah, Injil – “kabar yang terlalu baik untuk menjadi kenyataan, tetapi kabar itu nyata.”

Berpegang pada janji-janji Tuhan

Ibrani 4:6 – “Jadi sudah jelas, bahwa ada sejumlah orang akan masuk ke tempat perhentian itu, sedangkan mereka yang kepadanya lebih dahulu diberitakan kabar kesukaan itu, tidak masuk karena ketidaktaatan mereka.” Saat saya menyampaikan pengajaran pertama tentang “Perhentian,” Yosua dan Kaleb percaya pada berita baik tentang tanah itu dan masuk kedalamnya bersama dengan generasi berikutnya. Karena ketidakpercayaan, ada satu generasi yang tidak dapat masuk dan mereka mati di padang gurun. Ada banyak kekecewaan yang akan datang dan mengisi pikiran kita, tetapi kita bertanding dalam “pertandingan iman yang benar” serta berpegang pada janji-janji Tuhan. Kita dapat memiliki kedamaian dengan Allah yang melampaui segala akal dan maju dalam kemenangan karena kita tahu bahwa iblis ada dibawah kaki kita.

Percaya bahwa Dia adalah segala yang kita perlukan untuk kemenangan dalam hidup kita karena Dia telah memenangkan kemenangan itu, menyelesaikan pekerjaan dan duduk di sorga.

Efesus 1:3 – “Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga.”

Efesus 1:12-13 – “supaya kami, yang sebelumnya telah menaruh harapan pada Kristus, boleh menjadi puji-pujian bagi kemuliaan-Nya. Di dalam Dia kamu juga—karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu—di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya….”

Firman Kebenaran adalah kabar baik bagi keselamatan kita. Pertama kita mendengar kabar yang terlalu baik untuk menjadi kenyataan – kita diselamatkan dan mengalami kemenangan dalam segala area kehidupan kita – kemudian kita harus percaya kepada hal itu. Hal itu sudah selesai, dan kita bersandar pada karya Kristus yang sudah selesai – bebas dari dosa, penyakit, kecemasan, keterikatan, dan dari semua pekerjaan iblis. Ini adalah hidup berkelimpahan yang diberikan Yesus dengan kedatangan-Nya, dan kita duduk jauh diatas semua pemerintah-pemerintah, penguasa-penguasa, kekuasaan dan kuasa serta semua nama yang disebutkan!

Dimateraikan oleh Roh Kudus

Efesus 1:13 selanjutnya berkata “… di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu.” Saat kita percaya pada Injil, kita dimateraikan oleh Roh Kudus yang dijanjikan itu. Materai adalah suatu tanda atau cap atau stempel khusus. Sebagai contoh, tergantung pada negara yang kita kunjungi, saat kita mengadakan perjalanan keluar negeri kita memiliki paspor yang membutuhkan visa. Jika kita tidak memiliki paspor maka kita tidak diperbolehkan masuk atau meninggalkan negara tersebut. Beberapa tahun lalu, saya dan isteri saya, Jane, sedang dalam perjalanan ke Nigeria, Afrika Barat, melalui London. Saat kami melewati bea cukai, seorang pemuda dari Amerika entah bagaimana salah menaruh paspornya. Meskipun dia membantah dan mengakibatkan kericuhan, dia tidak diperbolehkan masuk dan dipulangkan kembali ke Amerika Serikat.

Sama seperti itu, Yesus adalah paspor dan percaya adalah visa-nya! Saat kita mendengar janji dan percaya pada Firman Kebenaran, kita memperbolehkan materai dikenakan kepada kita – pengampunan dosa, kesembuhan, pemenuhan kebutuhan, tuntunan, persahabatan dan kemenangan total atas semua kuasa musuh! Kita membawa tanda dari sorga dalam hidup kita dengan cara mempercayai Firman dan mempercayai karya Yesus yang telah selesai.

2 Korintus 1:20-22 menyatakan bahwa “Kristus adalah “ya” bagi semua janji Allah. Itulah sebabnya oleh Dia kita mengatakan “Amin”” Kita telah dimateraikan “… dan yang memberikan Roh Kudus di dalam hati kita sebagai jaminan.” Allah telah meletakkan materai kepemilikan-Nya atas kita dan memberikan Roh-Nya dalam hati kita sebagai jaminan, jaminan akan apa yang akan datang! Kita dapat beristirahat dalam fakta bahwa janji-janji Allah adalah bagi kita dan untuk saat ini.

Oleh: Mike Walker

Rev. Walker along with his wife Jane set out to establish and build a strong local church in Post Falls, ID. Thus came the pioneering of Faith Tabernacle Church. Since that step of faith 23 years ago, this journey has seen them into over twenty countries.

Selanjutnya tentang Mike Walker | Artikel oleh Mike Walker