PERHENTIAN DI DALAM YESUS – BAGIAN 3

Oleh: Mike Walker
Dari: January-February 2011
Ditemukan dalam: Injil Kasih Karunia
Banyak orang Kristen yang sangat tertekan dan pehentian Yesus tampaknya sangat jauh. Apakah memang memungkinkan untuk masuk kedalam perhentian yang diberikan Yesus bagi kita?


Kita, yang berada di dalam Perjanjian Baru yang telah diberikan Allah kepada kita melalui Yesus Kristus, memiliki kesempatan untuk hidup dalam perhentian, hidup tanpa tekanan bersama dengan Allah. Bagi banyak orang, kebenaran ini tampaknya begitu jauh karena ada berbagai kekacauan di sekitar hidup mereka. Yesus masih membawa damai ke dalam badai hidup. Ada peristirahatan yang asli dan nyata bagi umat Allah! Ketidakpercayaan membawa tekanan dan kegelisahan tetapi percaya pada karya yang telah diselesaikan Kristus membwa peristirahatan.

Ibrani 4:1-4 – “Sebab itu, baiklah kita waspada, supaya jangan ada seorang di antara kamu yang dianggap ketinggalan, sekalipun janji akan masuk ke dalam perhentian-Nya masih berlaku. Karena kepada kita diberitakan juga kabar kesukaan sama seperti kepada mereka, tetapi firman pemberitaan itu tidak berguna bagi mereka, karena tidak bertumbuh bersama-sama oleh iman dengan mereka yang mendengarnya. Sebab kita yang beriman, akan masuk ke tempat perhentian seperti yang Ia katakan: “Sehingga Aku bersumpah dalam murka-Ku: Mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Ku,” sekalipun pekerjaan-Nya sudah selesai sejak dunia dijadikan. Sebab tentang hari ketujuh pernah dikatakan di dalam suatu nas: “Dan Allah berhenti pada hari ketujuh dari segala pekerjaan-Nya.”

Ada peristirahatan yang asli dan nyata bagi umat Allah!

Kerajaan Allah Milik Kita

Hidup kita bersama Tuhan seharusnya penuh peristirahatan dan bukan terombang-ambing oleh badai yang ditiupkan oleh musuh kepada kita dari segala jurusan. Kita dapat hidup dan beroperasi dalam atmosfer dimana kita berhenti dari segala usaha kita (Ibr 4:9) dan mengetahui bahwa segala janji Allah adalah milik kita karena Kristus telah menggenapi setiap persyaratan dan duduk di sebelah kanan Allah. Kita dapat berkata dengan kepercayaan penuh bahwa kita tahu di dalam siapa kita telah percaya dan kita yakin bahwa Dia berkuasa memeliharakan apa yang telah dipercayakan-Nya kepada kita hingga pada hari Tuhan. (2 Timotius 1:12).
Kerajaan sorga adalah milik kita melalui Kristus – kerajaan itu telah diberikan kepada kita.

2 Petrus 1:3 – “Karena kuasa ilahi-Nya telah menganugerahkan kepada kita segala sesuatu yang berguna untuk hidup yang saleh oleh pengenalan kita akan Dia, yang telah memanggil kita oleh kuasa-Nya yang mulia dan ajaib.” Allah kita adalah Allah yang baik dan Dia telah memberikan kepada kita segala hal yang berguna untuk hidup yang saleh melalui Kristus Yesus. Kita memiliki hikmat, damai sejahtera, kebenaran dan semua janji-janji yang sangat berharga dalam Alkitab yang telah dianugerahkan kepada kita.

Berlari Dalam Pertandingan Tanpa Menjadi Lelah

Ibrani 4:11 – “Karena itu baiklah kita berusaha untuk masuk ke dalam perhentian itu, supaya jangan seorang pun jatuh karena mengikuti contoh ketidaktaatan itu juga.” Ada banyak orang stres dalam kekristenan yang telah gagal dalam memahami dan menangkap bahwa saat kita memiliki Yesus maka kita memiliki segalanya! Yesus selalu bersama kita setiap saat dan setiap waktu dan Dia adalah cukup bagi hari esok dan masa depan kita. Beberapa orang perlu ditumpangi tangan dan diberi perkataan nubuatan tetapi kita perlu untuk percaya kepada Yesus yang ada di setiap kita – Dia yang tidak akan pernah meninggalkan atau membiarkan kita!

Beberapa orang perlu ditumpangi tangan dan diberi perkataan nubuatan tetapi kita perlu untuk percaya kepada Yesus yang ada di setiap kita

Yesaya 40:29-31 – “Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya. 30 Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung, 31 tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.” Ada tempat dimana kita bisa menjalani pertandingan kita tampa menjadi lelah dan lesu. Dalam 1 Korintus 15:10 Paulus menyatakan bahwa dia telah bekerja lebih keras dari pada mereka semua” tetapi itu karena kasih karunia Allah yang menyertai aku.” Pendekatanya pada pelayanan adalah di dalam tempat peristirahatan dimana pekerjaannya dimampukan oleh Tuhan. Yesus telah menyelesaikan ”segala pekerjaan yang diserahkan Bapa kepada-Ku, supaya Aku melaksanakannya” (Yoh 5:36). Dia mengatakan dan melakukan apa yang diperintahkan dan diserahkan Bapa kepada-Nya dan beristirahat dalam kenyataan itu. Ia mengetahui jalan yang dimiliki Bapa untuk Dia ikuti dan beristirahat dalam hasil dari segala sesuatu yang telah diletakkan dihadapan-Nya.

Terpaut Dengan Tuhan

Efesus 2:10 – “Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.” Kita perlu bergerak maju pada hal-hal yang telah disediakan bagi kita. Kita perlu untuk menjadi peka terhadap pimpinan Roh Kudus dan tetap berada dalam rancangan Bapa. Serahkan segala yang ada dan kita miliki kepada Tuhan dan Dia akan memimpin kita dengan tanpa ada tekanan dan keraguan yang kita buat sendiri. Jika kita tidak memiliki kepastian untuk bergerak maju dalam sebuah keputusan, jangan bergerak! Yesus adalah Tuhan dari hidup kita dan kita perlu mendengarkan apa yang Ia katakan.

Serahkan segala yang ada dan kita miliki kepada Tuhan dan Dia akan memimpin kita dengan tanpa ada tekanan dan keraguan yang kita buat sendiri.

Matius 11:28-30 – “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. 29 Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. 30 Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan.” Kehidupan kekristenan ditentukan untuk menjadi hidup yang penuh peristirahatan dan bebas tekanan. Tidak ada tempat untuk kehabisan tenaga dalam pelayanan dan melayani Tuhan. Saat kita benar-benar melayani Yesus, kita tidak akan pernah kehabisan tenaga karena kita tidak melakukannya dalam usaha kita sendiri. Kita melakukan pekerjaan yang telah dipersiapkan Tuhan bagi kita; pekerjaan yang telah diletakkan-Nya bagi kita. Sangat berbeda bila kita terpaut oleh kuk dengan Tuhan – Dialah yang menarik beban yang berat, bukan kita! Ini adalah hidup tanpa tekanan dan berkelimpahan yang diberikan Yesus melalui kedatangannya. Jawaban bagi stres adalah: Marilah dan belajarlah pada-Ku!

 

Oleh: Mike Walker

Rev. Walker along with his wife Jane set out to establish and build a strong local church in Post Falls, ID. Thus came the pioneering of Faith Tabernacle Church. Since that step of faith 23 years ago, this journey has seen them into over twenty countries.

Selanjutnya tentang Mike Walker | Artikel oleh Mike Walker