Pentingnya Fokus yang Benar

Oleh: Mary Felde
Dari: November - December 2011
Ditemukan dalam: Injil Kasih Karunia

Reaksi dari para pemimpin masih segar dalam ingatan saya. Kami mempelajari lebih dalam beberapa ayat yang berhubungan dengan buah-buah pengajaran Hukum Taurat Musa dan reaksi itu muncul dengna seketika. Mereka melihatnya dengan jelas.

Mari kita melihat beberapa ayat yang kami diskusikan. ” Tetapi hukum Taurat ditambahkan, supaya pelanggaran menjadi semakin banyak (Rom 5:20).” ”Sebaliknya, justru oleh hukum Taurat aku telah mengenal dosa. Karena aku juga tidak tahu apa itu keinginan, kalau hukum Taurat tidak mengatakan: “Jangan mengingini!” Tetapi dalam perintah itu dosa mendapat kesempatan untuk membangkitkan di dalam diriku rupa-rupa keinginan; sebab tanpa hukum Taurat dosa mati (Rom 7:7-8).” ”Sengat maut ialah dosa dan kuasa dosa ialah hukum Taurat (1 Kor 15:56).”

Jika saya meminta Anda menutup mata dan TIDAK memikirkan tentang ayam panggang, nasi hangat dan Fanta, apa yang terjadi? Kemungkinan Anda malah akan memikirkannya! Mengapa? Karena saya memasukkannya dalam pikiran Anda. Hal itu telah menjadi fokus Anda sekalipun saya mengatakan agar Anda TIDAK melakukannya. Dengan cara yang sama; jika kita banyak mengajarkan tentang berbagai macam dosa, maka kemungkinan besar hal-hal tersebut yang muncul dalam pemikiran orang. Karena itu marilah kita berhenti berfokus pada dosa-dosa dan mulai berfokus pada Yesus, karya yang telah Ia selesaikan di kayu salib, siapakah Dia di dalam kita dan siapakah kita di dalam Dia. Dengan demikian hal itu yang akan ada di pikiran orang dan mereka akan dibebaskan untuk hidup sesuai dengan hal itu.

Nikmati artikel pengajaran penting tentang Perubahan Sejati yang disampaikan dalam newsletter GGN ini dan ijinkan Allah menyatakan kepada Anda siapakah Anda sebenarnya karena Yesus!

Selamat Natal!

Oleh: Mary Felde

Mary Felde is a missionary and worldwide speaker of the Word of God. She has thought in churches, seminars, conferences, and Bible schools on four continents.

Selanjutnya tentang Mary Felde | Artikel oleh Mary Felde