Pohon pengetahuan vs Pohon kehidupan

Oleh: Lars Kraggerud, Norway
Dari: June-July 2012
Ditemukan dalam: Injil Kasih Karunia

Sebuah pengajaran penting tentang pohon pengetahuan dan pohon kehidupan, pohon yang rusak dan pohon yang baik dan bagaimana hal ini berhubungan dengan kita pada saat ini .

Yesus melepaskan kita dari kesadaran akan pohon pengetahuan baik jan jahat

Yesus berdoa: “Jangan masukkan kami dalam pencobaan tetapi lepaskanlah kami dari yang jahat.” Jika Yesus berkata kepada murid-murid-Nya bahwa bila mereka dapat berdoa seperti ini, maka janji tersebut pastinya dapat terwujud. Janji tersebut menjadi kenyataan saat Yesus disalibkan. Dia melepaskan kita dari kutuk yang dibawa Adam ke dalam dunia ini. Kutuk ini masuk kdalam seluruh umat manusia karena Adam dan Hawa makan dari pohon pengetahuan yang baik dan yang jahat. Paulus menyebut hal ini sebagai kutuk Hukum dosa dan maut. Allah berkata kepada Adam: ”Jangan makan dari pohon pengetahuan yang baik dan yang jahat.”

Ini adalah perintah pertama yang diberikan Allah kepada manusia, dan manusia melanggarnya dan hal itu memberikan suatu permasalahan besar pada seluruh umat manusia. Semua keturunan Adam mewarisi kesadaran hati nurani akan kejatuhan tersebut. Kesadaran hati nurani tersebut berdasarkan pada melakukan yang benar dan yang salah. Ini adalah ibu dari semua agama.

Kasih agape adalah sifat ilahi kita dan hati nurani kita yang baru

Yesus adalah pohon kehidupan, dan Ia ingin agar kita hanya makan dari Dia. Pohon kehidupan hanyalah yang baik. Allah itu kasih, dan kasih akan menunjukkan kepada kita jalan yang benar. Hukum kasih di dalam kita sama dengan hukum Roh yang menghidupkan dan kasih ini telah memerdekakan kita dari hukum dosa dan maut.

Yesaya menubuatkan hukum kasih yang baru di dalam kita:
Yesaya 30:21dan telingamu akan mendengar perkataan ini dari belakangmu: “Inilah jalan, berjalanlah mengikutinya,” entah kamu menganan atau mengiri.
Perkataan dari belakang yang didingar telinga itu adalah suara hati kita yang baru. Allah itu kasih dan sifat alami kasih Allah itu telah dicurahkan dalam hati kita (Rom 5:5).

Kasih ini adalah sifat ilahi kita. Perkataan yang didengar oleh telinga kita berasal dari belakang karena salib ada di belakang kita dan sekarang kita hidup di dalam perjanjian baru. Jika kita jatuh dalam dosa, kasih di dalam kita akan menunjukkan jalan yang benar. Sifat alami ilahi kita akan menuntun dan memimpin kita untuk keluar dari situasi tersebut, dan akan membawa kita dengan keberanian kehadapan takhta kasih karunia. Kita sedang makan dari pohon kehidupan bila kita mengijinkan sifat alami ilahi ini menuntun kita. Inilah yang disebut hidup dan berjalan di dalam Roh.

Penghukuman muncul pertama kali dengan Adam, bukan dengan Musa

Rom 5:18-19a sama seperti oleh satu pelanggaran (Adam) semua orang beroleh penghukuman, demikian pula oleh satu perbuatan kebenaran (Kristus) semua orang beroleh pembenaran untuk hidup. Jadi sama seperti oleh ketidaktaatan satu orang semua orang telah menjadi orang berdosa…

Allah berkata kepada Adam bahwa Ia tidak boleh makan dari pohon pengetahuan yang baik dan yang jahat.
Penghukuman dimulai saat Adam makan dari pohon tersebut. Kita sering kali berpikir bahwa penghukuman berasal dari tidak mentaati Sepuluh Perintah Allah, dan jika kita menyingkirkannya maka kita akan mengalami tidak ada penghukuman seperti yang dijanjikan Paulus dalam Roma 8:1. Akan tetapi penghukuman datang pada setiap kita melalui Adam yang makan buah terlarang.

Satu hukum jahat dari Adam dan satu hukum baik dari Musa

Rom 7:23 tetapi di dalam anggota-anggota tubuhku aku melihat hukum lain yang berjuang melawan hukum akal budiku dan membuat aku menjadi tawanan hukum dosa yang ada di dalam anggota-anggota tubuhku.

“Hukum lain” di dalam anggota tubuhku berasal dari Adam yang makan dari pohon pengetahuan, dan hukum yang ada dalam pikiran Paulus adalah Sepuluh Perintah Allah. “Hukum lain” adalah jahat – itulah hukum dosa dan maut. Hukum ini adalah masukan ke dalam seluruh hati nurani manusia. Jika kita melakukan hal yang baik kita berpikir bahwa kita layak terima penghargaan, dan jika kita melakukan hal yang salah, kita berpikir bahwa kita layak menerima hukuman. Kita semua dibesarkan dalam hal ini, dan itu adalah agama yang murni. Itu adalah sebuah sistem yang hanya menghasilkan buah yang buruk.

Pencobaan bagi orang Kristen saat ini datang saat kita mulai mengikuti mana yang benar dan mana yang salah.

Saat Yesus berdoa dalam Mat 6:13, ” dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, “ saya percaya bahwa yang dimaksudkan oleh Yesus adalah hukum dosa dan maut. Pencobaan bagi orang Kristen saat ini datang saat kita mulai mengikuti mana yang benar dan mana yang salah. Kita membangkitkan hukum dosa dan maut dalam anggota-anggota tubuh kita.

Hukum Allah yang diberikan kepada Musa itu kudus, akan tetapi, hal itu tidak dapat membuat kita menjadi kudus. Buah dari Hukum ini membawa semakin banyak penghukuman. Tetapi sesuatu terjadi di Roma pasal 8 – sebuah hukum baru datang kepada kita melalui Yesus Kristus. Dialah pohon kehidupan; dialah Roh kehidupan yang sepenuhnya memerdekakan kita dari kejatuhan Adam. Kasih Allah di dalam kita adalah sifat alaminya Dia. Itu adalah sifat alami ilahi.

Rom 8:2 Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut.

Jadi tidak ada penghukuman di dalam Kristus. Tidak ada penghukuman dalam pohon kehidupan. Saat kita berada di dalam Kristus kita sepenuhnya terbebas dari baik dan jahat. Dan jika kita jatuh dalam dosa, tidak akan ada penghukuman, tetapi hati nurani kita yang baru memberikan kesadaran pada kita berdasarkan sifat alami kasih yang ada di dalam kita.

Saat kita berada di dalam Kristus kita sepenuhnya terbebas dari baik dan jahat.

1 Kor 13:4-8 Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran. Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu. Kasih tidak berkesudahan.

Saat kita gagal, kita lari kepada Dia di dalam hati kita dan meminta pertolongan-Nya di segala situasi.

Kita berada di pohon yang baik: Pohon Kehidupan

Mat 7:17-18 Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik. Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik.

Pohon yang tidak baik adalah pohon pengetahuan. Banyak orang berpikir bila mereka tidak hidup dengan kuat dan berapi-api bagi Yesus dan mereka tidak memenangkan jiwa bagi Tuhan, mereka adalah pohon yang tidak baik.
Ini adalah pemikiran yang salah. Pohon yang tidak baik adalah tentang hidup dibawah kejatuhan Adam, hidup di dalam sistem lama dan didalam hati nurani yang lama.

Banyak orang berpikir bila mereka tidak hidup dengan kuat dan berapi-api bagi Yesus dan mereka tidak memenangkan jiwa bagi Tuhan, mereka adalah pohon yang tidak baik.

1 Kor 15:21 Sebab sama seperti maut datang karena satu orang manusia, demikian juga kebangkitan orang mati datang karena satu orang manusia.

Yesus adalah pohon yang baik – Dia adalah pohon kehidupan. Ia adalah pohon yang baik dan akan menghasilkan buah yang baik di dalam kita karena kita tetap menjauh dari pohon pengetahuan.

Yesus telah ditebang bagi kita

Mat 3:10 Kapak sudah tersedia pada akar pohon dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api.

Yesus telah tergantung di pohon. Gal 3:13 mengatakan terkutuklah orang yang tergantung di atas kayu. Dia ditebang menggantikan kita. Dia mengambil posisi kita saat Allah menghukum dosa di dalam daging. Semua itu terjadi di kayu salib (Rom 8:3). Saat Yesus tergantung di atas kayu, Allah meletakkan semua dosa umat manusia, termasuk dosa Anda dan saya, keatas Yesus. Ini termasuk semua dosa dari kehidupan Anda di bumi sejak kelahiran sampai kematian. Allah mencurahkan semua murka-Nya dan menghantam Yesus, bukan Anda dan saya.

2 Kor 5:14b… bahwa jika satu orang sudah mati untuk semua orang, maka mereka semua sudah mati.

Saat Yesus mati, kita semua mati. Di mata Allah kita semua telah ditebang, tetapi karena kita percaya di dalam Yesus Kristus, kita sekarang berada di dalam pohon yang baik – pohon kehidupan. Kita berada di dalam Kristus Yesus, ciptaan baru, dilepaskan dari yang jahat, dan selamanya terbebas dari sifat alami kita yang buruk.

Jika kita mengetahui kebenaran, kebenaran itu akan memerdekakan kita (Yoh 8:32). Seorang Kristen yang mengetahui hal-hal ini tidak akan pernah berada dibawah penghukuman lagi, dan Iblis tidak bisa menyentuhnya. Orang percaya malan akan berkuasa atas dosa dan memiliki kuasa atas segala situasi dalam kehidupan, karena dia menerima kelimpahan, kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran (Rom 5:17)

Kita akan menghasilkan buah yang baik

Yoh 15:16a Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap…

Yesus memberitahu kita agar menghasilkan buah. Buah Roh adalah buah yang baik. Kristus di dalam kita akan menghasilkan buah yang baik. Saat kita beristirahat di dalam Dia, kita memahami hal-hal ini dan jika kita jatuh dalam dosa kita dapat dengan berani menyatakan: “Seluruh hidupku telah diampuni, hidupku yang lama sudah berlalu dan sekarang aku adalah ciptaan baru dalam Kristus. Aku adalah kebenarannya Allah.”

karena kita percaya di dalam Yesus Kristus, kita sekarang berada di dalam pohon yang baik.

Peringatan untuk seorang percaya adalah untuk menjauhi hukum Taurat dan tidak hidup menurut melakukan yang baik atau yang salah. Dia ingin agar kita percaya kepada-Nya bukan pada diri kita sendiri. Kita ijinkan Dia mengambil alih dan memberitahu kita hal benar untuk kita lakukan. Saya memberikan kehendak saya kepada-Nya dan menjadi hamba Yesus Kristus. Mulai saat ini Dialah yang menjadi bos. Yesus adalah hidup saya; kasih Agape adalah cara hidup saya.
Gal 2:20-21 Aku telah disalibkan dengan Kristus; namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku. Aku tidak menolak kasih karunia Allah. Sebab sekiranya ada kebenaran oleh hukum Taurat, maka sia-sialah kematian Kristus.

Jika saya salah melangkah, saya mendengar suara dibelakang telinga saya: ”Inilah jalan yang harus engkau lewati.” Inilah kasih Agape dalam hati saya. Ini adalah sifat alami Allah di dalam Anda dan saya. Jika kita melenceng dari jalan yang benar, Dia telah berjanji untuk menuntun kita dan Dia akan menolong kita untuk kembali ke jalan yang benar saat kita jatuh. Yesus adalah jalan hidup yang baru, dan Dia adalah jalan raya kekudusan saya seperti yang dikatakan Yesaya:
”Orang bodoh sekalipun tidak akan tersesat melaluinya.” Selamat datang pada hidup yang baik dimana kita dapat beristirahat di dalam Dia.

Yes 35:8 Di sana akan ada jalan raya, “Jalan raya kekudusan” namanya. Orang berdosa tak akan lewat di sana, tetapi untuk yang lain. Siapapun yang berjalan disana, orang bodoh sekalipun tidak akan tersesat melaluinya.

Oleh: Lars Kraggerud, Norway

Norwegian Preacher and Bible School Teacher

Selanjutnya tentang Lars Kraggerud, Norway | Artikel oleh Lars Kraggerud, Norway